KLIK KULINER

6 Fakta Tentang Pizza Yang Belum Banyak Diketahui

Piza adalah hidangan gurih dari Italia sejenis adonan bundar dan pipih, yang dipanggang di oven dan biasanya dilumuri saus tomat serta keju dengan bahan makanan tambahan lainnya yang bisa dipilih. Keju yang dipakai biasanya mozzarella atau “keju pizza”, bisa juga keju parmesan dan beberapa keju lainnya.

6 Fakta Tentang Pizza Yang Belum Banyak Diketahui

  1. Jenis bahan lain juga dapat ditaruh di atas pizza, biasanya daging dan saus, seperti salami dan pepperoni, ham, bacon, buah seperti nanas dan zaitun, sayuran seperti cabe dan paprika, dan juga bawang bombay, jamur dan lain lain.
  2. Rotinya biasa dibuat seperti roti biasa namun bisa diberi rasa tambahan dengan mentega, bawang putih, tanaman herbal, atau wijen. Pizza biasanya dibuat dengan memutar-mutarkan adonan roti yang menjadi pipih. Hal tersebut juga sering dijadikan atraksi bagi beberapa toko Pizzeria. Pizza biasanya dimakan selagi panas (biasanya untuk makan siang dan malam), tetapi ada pula yang disajikan dingin, biasanya dimakan untuk sarapan atau saat piknik.
  3. Pizza biasanya dimakan di restoran, dibeli di pasar grosir atau supermarket, dan dapat pula dipesan melalui telepon atau ini melalui web untuk diantar, panas dan siap untuk disantap di rumah.
  4. Kata “pizza” diambil dari bahasa Italia pizza (Alfabet Fonetik Internasional / International Phonetic Alphabet, IPA: [ˈpiːtsə]), biasanya berarti “pai, kue, tart”. Banyak yang salah mengira bahwa pizza berasal dari kata Italia yang berarti phai (pie). Pizza asli berasal dari Italia dan bisa ditemui di Pizzeria (toko Pizza) yang tiap porsi pizzanya berdiameter kira-kira 30 cm atau lebih, dengan adonan yang telah ditarik tipis. Salah satu rahasia kelezatan Pizza Italia adalah proses pemanggangannya yang dilakukan di dalam oven tradisional dengan bara api. Hal ini dikarenakan jika dipanggang dengan oven listrik, umumnya adonan pizza tipis akan menjadi keras.
  5. Pizza telah dikenal oleh masyarakat kuno, berbentuk lain dengan pizza zaman sekarang. Pizza yang kita kenal sekarang bermula sekitar tahun 1600, pizza saat itu tidak dilumuri saus tomat diatasnya. Kemudian pada tahun 1800-an Pizza dengan saus tomat dibawa oleh imigran Italia yang umumnya berasal dari Napoli ke New York, Amerika Serikat.
  6. Pada periode itu juga di Napoli, Italia muncul “Perkawinan Bersejarah” Pizza yang ditaburi mozzarella. Seorang pembuat pizza, Raffaele Esposito dan istrinya menyiapkan sebuah pizza untuk dipersembahkan pada Ratu Margherita Savoia, istri Kaisar Italia Umberto I. Yang dibuat atas permintaan Yang Mulia. Sebuah Pizza yang melambangkan Bendera Italia: Merah yaitu saus tomat, putih yaitu mozzarella dan hijau yaitu daun basil. Dikarenakan Sang Ratu begitu suka dengan cita rasa pizza sederhana ini maka pizza itu dinamakan Pizza Margherita, sesuai dengan nama Sang Ratu. Seiring berkembangnya zaman kini muncul Deep Dish Pizza, yaitu piza dengan bentuk yang menyerupai kue pie.
BACA  Waspadai Alergi Makanan Dibalik Kelezatan Kuliner Pada Lanjut Usia

Jenis Pizza biasa

  • Ai frutti di mare – pizza seafood Italia yang dapat disajikan dengan scampi, remis, atau cumi-cumi
  • Calzone – dilipat di atas adonan biasanya diisi dengan ricotta dan bahan lainnya
  • Focaccia al rosmarino – pizza berbahan dasar rosemary dan minyak zaitun , terkadang disajikan dengan prosciutto, biasanya disajikan sebagai hidangan pembuka
  • Pizza ai funghi e salsiccia – pizza dengan jamur dan sosis atau boscaiola, dengan mozzarella , jamur dan sosis, dengan atau tanpa tomat
  • Pizza al taglio – ( Italia untuk pizza per potong – secara harfiah “dipotong”) [12] adalah variasi pizza yang dipanggang dalam nampan persegi panjang besar, [13] dan umumnya dijual dalam potongan persegi panjang atau persegi menurut beratnya, dengan harga yang ditandai per kilogram atau per 100 gram. [14] Pizza jenis ini ditemukan di Roma , Italia , dan umum di seluruh Italia. [15]
  • Pizza ai quattro formaggi – (empat pizza keju) dengan empat keju berbeda (terkadang meleleh bersama, terkadang dalam satu sektor), dengan (rossa, merah) atau tanpa saus tomat (bianca, putih)
  • Pizza alla napoletana (atau Neapolitan ) – tomat, mozzarella, dan ikan teri
  • Pizza capricciosa – dengan tomat, mozzarella, jamur, artichoke , zaitun hitam dan hijau
  • Pizza Margherita – tomat dan mozzarella
  • Pizza marinara – tomat, oregano dan bawang putih
  • Pizza pugliese – tomat, mozzarella dan bawang
  • Pizza quattro stagioni (pizza empat musim) – berdasarkan tomat dan dibagi dalam empat sektor, satu untuk setiap musim:
  • Pizza romana (pizza Romawi) – tomat, mozzarella, caper dan ikan teri
  • Pizza siciliana ( Pizza Sisilia ) – tomat, mozzarella, caper, zaitun dan ikan teri

Varietas pasta

  • Agnolotti
  • Bavette , bigoli , bucatini
  • Cannelloni , crespelle
  • Capellini , cappelletti
  • Chitarra
  • Conchiglie
  • Ditalini
  • Eliche
  • Farfalle , festoni, fettuccine , filatieddi, fusilli
  • Garganelli
  • Gnocchi
  • Gnocchi di semolino – pangsit yang dibuat dengan tepung semolina [16]
  • Lasagna , linguine , lumache (siput), lasagnette
  • Maccheroni ( makaroni ), malloreddus (pasta Sardinia ), maltagliati, marille, marrubini
  • Offelle, orecchiette
  • Orzo
  • Paccheri, paglia e fieno, pansotti, panzarotti, pappardelle , penne , perciatelli, pici, pinzillacchere, pizzoccheri,
  • Ravioli , rigatoni
  • Spaghetti , spaghetti alla chitarra, strozzapreti, strangozzi, strascinati
  • Stelline – berarti “bintang kecil” dalam bahasa Italia . Pasta berbentuk seperti bintang kecil.
  • Testaroli – terkadang disajikan dengan pesto
  • Tacconi, tagliatelle , tagliarini, tonnarelli , tortellini , trenette , trottole, trofie
  • Bihun
  • Ziti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *